Tips Mencari Kapling Yang Cocok Untuk Membangun Rumah Anda

20 Tips Untuk Memilih Kapling Bagi Lahan Rumah Anda


Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan ketika kita akan mencari kapling lahan, dan langkah apa saja yang sebaiknya kita lakukan? Daftar dibawah ini mungkin bisa memudahkan anda dalam menentukan dan memeriksa berbagai kriteria bagi lahan yang anda cari.



1. Cobalah fokuskan pencarian anda kepada lahan yang memiliki selisih 10% sampai 15% dari harga yang anda inginkan, bisa lebih murah ataupun lebih mahal, bebas saja.
2. Mulailah membuat catatan yang berisi daftar tentang apa yang harus anda miliki, apa yang anda inginkan dan yang tidak untuk rumah anda nanti.
3. Carilah informasi dari lingkungan sekitar mengenai peruntukan lahan tersebut, apakah mungkin ada rencana pengembangan wilayah yang bisa mengenai lahan anda dsb. Anda mungkin juga bisa coba menanyakannya ke tata kota di lingkungan lahan tersebut berada.
4. Apakah kapling tersebut memiliki peraturan tertentu yang harus diikuti/membatasi? misalnya bila lahan yang anda inginkan tersebut dijual oleh developer, bisa saja developer tersebut mensyaratkan acuan tertentu agar tematik dan seragam dengan bangunan lainnya, atau ketinggian bangunan, jumlah lantai dll.
5. Apakah kondisi-kondisi tersebut akan membuat rumah anda menjadi lebih mahal nantinya? bagaimana terhadap anggaran pembangunan rumah anda, apakah masih cukup anggarannya ataukah malah membuatnya jadi lebih dari anggaran awal?
6.  Bila memang ternyata ada berbagai kondisi/batasan ini, apakah ukuran lahan tersebut masih tetap mencukupi untuk rumah anda nantinya?
7. Bagaimana sumber air bersih yang ada disana? apakah menggunakan PDAM? Ataukah perlu Jetpump? bila demikian, berapa rata-rata kedalaman untuk mencapai air bersihnya? dll yang berhubungan dengan sumber air bersih.
8. Bagaimana untuk sumber instalasi listrik? Apakah sudah tersedia tiang listrik ataukah harus memasang tiang baru?
9. Apakah kontur dan sifat tanahnya cocok untuk membangun rumah diatasnya?
10. Apakah daerah tersebut memiliki drainase yang baik? aman dari banjir? ataukah daerah banjir? rawa? lumpur? bekas sawah? dll.
11. Apakah sudah ada bangunan lama disana? anda mungkin harus memperhitungkan bongkar bangunan nantinya.
12. Apakah lahan tersebut merupakan lahan baru, bekas atau urugan? Untuk lahan urugan, terutama dibagian lembah/ada kemiringan sebaiknya berhati-hati.
13. Lakukanlah kunjungan ke lapangan dan cobalah bayangkan seluas apa nantinya rumah anda akan dibangun.
14. Pilihlah arsitek untuk mendesain rumah anda, terutama bila lahan anda memiliki kondisi yang tidak biasa.
15. Cobalah mencari arsitek yang memang memiliki gaya/karakter desain yang sesuai dengan gaya rumah anda. Misal, minimalis, modern, klasik, tropis dll.
16. Sampaikan jumlah anggaran dan kebutuhan ruang anda kepada arsitek tersebut dan diskusikan dengannya apa dan bagaimana yang bisa dan akan didapat dari keadaan tersebut.
17. Mulailah anda mencari penyedia jasa kontraktor bangunan, anda mungkin bisa juga mencoba menanyakan dengan arsiteknya, biasanya mereka punya referensi akan hal tersebut, atau cari informasi dari rekan dan kenalan anda.
18. Sama seperti kepada arsitek tadi, cobalah utarakan mengenai anggaran yang anda sanggup sediakan dan waktu pelaksanaan yang anda inginkan.
19. Pastikan bahwa kontraktor yang anda pilih mempunyai pengalaman dengan proyek yang sama seperti anda miliki, dan cobalah untuk melihat hasil contoh kerjanya pada proyek sebelumnya/yang lainnya yang sedang berjalan.
20. Diskusikan mengenai sistem kerja, tata cara dan termin pembayaran untuk proyek rumah anda tersebut.

Demikian tips dari kami, semoga bisa berguna bagi anda dan kita semua.



Kunjungi juga website resmi CGA untuk mengenal lebih jauh tentang kami.

Terimakasih


No comments:

Post a Comment

Tulisan anda akan di moderasi oleh admin.

Pembuatan Gudang Di Pasir Koja Bandung

Dokumentasi Januari 2017 Saat ini Dokumentasi kali ini berisi kegiatan dari proyek pembuatan 2 buah gudang di daerah Pasir Koja Bandu...