Renovasi Rumah Tinggal, Karasak Utara, Bandung

Dokumentasi April 2018

Renovasi rumah tinggal di Karasak Utara, Bandung

Item pekerjaannya berupa renovasi rumah tinggal, sebelumnya sudah di desain terlebih dahulu rancangan rumahnya dan dikerjakan berdasarkan gambar desain arsitektur tersebut. Bangunan eksisting adalah rumah lama, periode mungkin sekitar tahun 80 atau 90 han. 

Untuk perombakannya sedikit meluas dari rencana awal, yang tadinya ada beberapa dinding rumah lama yang ingin dipertahankan, tetapi di lapangan ternyata dinding tersebut masih menggunakan campuran 'apu' (kapur) bukan semen (model jaman dulu), sehingga goyang dan berbahaya ambruk. Akhirnya demi keamanan maka diruntuhkan sekalian, alhasil tidak ada dinding rumah lama yang tersisa, hanya benteng keliling dan pagar depan saja.

Juga karena adanya budget yang harus diperhatikan, maka pagar depan tetap dibiarkan hanya di finishing ulang saja. 

Ok langsung saja, berikut ini kami sajikan beberapa gambarnya, dalam bentuk 'before - after'








Demikian untuk postingan kali ini yang berupa dokumentasi hasil proyek renovasi rumah di Karasak Utara, Bandung

Jasa kontraktor bangunan rumah untuk renovasi dan bangun baru di Bandung

Kunjungi juga website resmi CGA untuk mengenal lebih jauh tentang kami.


Pembuatan Gudang Di Pasir Koja Bandung

Dokumentasi Januari 2017

Saat ini


Dokumentasi kali ini berisi kegiatan dari proyek pembuatan 2 buah gudang di daerah Pasir Koja Bandung. Gudang yang berbentuk hanggar ini menggunakan konstruksi baja dan merupakan penambahan dari bangunan toko di depannya.

Ownernya merupakan pengusaha di bidang penjualan produk baja untuk bangunan, bahkan termasuk pemain lama di Bandung. Selama ini selain berjualan bahan bangunan baja ia juga membuka usaha penjualan marmer.

Gudang tersebut nantinya akan dimuati lift barang untuk bongkar muatnya, dan karena ukuran marmernya besar-besar, segede pintu, jadi konstruksinya harus siap untuk tonase yang besar.

Gudang yang pertama sudah hampir selesai:




Barang-barang marmernya sudah ada yang ditaruh didalam, toh yang penting tidak kehujanan.




Nggak main-main ukurannya, tangan/kaki ketimpa bisa patah/remuk.







Photo jarak dekat untuk beberapa bagian konstruksinya seperti ini:






Pekerja bagian pengelasan sedang bekerja.

Tidak jauh dari situ bangunan gudang yang ke dua sudah mulai jalan juga, sekarang sudah masuk pembuatan balok sloof untuk pondasi.







Demikian dokumentasi lapangan untuk saat ini, rencananya nanti akan dilanjut lagi bila sudah ada update yang signifikan.


Jasa kontraktor bangunan dan konstruksi gudang di Bandung


Kunjungi juga website resmi CGA untuk mengenal lebih jauh tentang kami.



Persiapan Renovasi Bangunan Yang Perlu Diketahui Pemilik Rumah

Berbagai info dan masukan bagi pemilik bangunan yang akan melakukan renovasi rumah tinggal.



Persiapan renovasi bagi pemilik rumah, berdasarkan pengalaman di lapangan.


  • Cari dulu idenya mau seperti apa dan persiapkan dengan baik.

  • Susun kebutuhan ruang dsb, bila perlu prioritaskan mana yang harus terpenuhi dan mana yang boleh ada boleh tidak (misal anggaran/lahan mungkin belum mencukupi).

  • Bila anda menggunakan jasa arsitek, maka untuk desain bangunan dan tampak bangunan bisa menggunakan jasa mereka. Tetapi bila anda kerjakan sendiri, apalagi masih awam, untuk masalah tampak muka bangunannya cobalah mempunyai beberapa contoh, jangan hanya satu.

  • Sering kami temui, contoh yang indah dari pemilik rumah ternyata bila diterapkan maka akan membuat pekerjaan renovasinya menjadi melebar kemana-mana, apalagi bila anggarannya ketat.
  • Bila ada beberapa pilihan contoh, kita berharap bisa dicari mana yang terbaik, yang paling cocok, mungkin dari segi dana, waktu dll.

  • Selalu siapkan dana cadangan.

  • Berapapun dana yang anda setujui dari penawaran, dibelakang layar, anda tetap harus punya dana cadangan. 10%-20% adalah minimum, tidak perduli apapun sistem kerja kontraktornya, baik itu borong ataupun cost and fee.

  • Diskusikan dengan kontraktor mengenai sistem dan termin pembayaran, prakiraan lama waktu pengerjaan dll.

  • Sama dengan dana cadangan tadi, berapapun lama waktu diatas kertas, kami sarankan, anda jangan pernah menganggap itu pasti, anda tetap harus siap bila ada hal tak diinginkan terjadi yang membuat keterlambatan pada jadwal kerja.
  • Selama kami mengerjakan berbagai proyek rumah tinggal, biasanya owner/klien itu gerah dengar orang sebelah komentar, teman kasih masukan, di majalah menemukan ide baru dll. Alhasil, yang namanya kerja tambah biasanya pasti terjadi (untuk rumah pribadi, kalau kontrakan/sewa jarang). Efeknya tentu ke biaya dan waktu, makanya tadi harus ada dana cadangan.

  • Pekerjaan pengecoran beton membutuhkan dana yang siap sedia.

  • Bila pada renovasi rumah anda terdapat pekerjaan pengecoran beton yang signifikan, biasanya pada saat itu terjadi lonjakan kebutuhan dana, karena proses cor beton tidak bisa berjalan terputus/setengah-setengah, kontraktor yang baik pasti mengalokasikan anggaran khusus pada waktu tersebut, anda, sebagai owner, pastikan juga dana siap pada saat itu. Macet di salah satu pihak, efeknya domino, semua jadi kena rembetannnya.

  • Berhati-hatilah pada renovasi yang membutuhkan bongkaran atap. 

  • Sekali atap kena bongkar, bisa dipastikan plafond rusak/bongkar, lantai juga kejatuhan bongkaran material, alat, dll dsb, alhasil, jadi harus ada tambahan pekerjaan & material penutup atap (genteng dsb), kuda-kuda atap, plafond, lantai, dan cat dinding (kotor kena debu pada saat bongkaran).
  • Contoh kasus, biasanya tampak muka, ruangan di depan ingin dimajukan dindingnya, sehingga melebihi dari area yang ditutup atap. Acaranya jadi sama seperti diatas, nambah atap dll dsb.
  • Bila area atapnya luas, anda harus siap pindah rumah, ngontrak sementara di dekat situ. Mebel dan perabot juga dipindahkan sementara kesana.

  • Juga pada renovasi untuk urusan toilet, kamar mandi & jalur pemipaan baru.

  •  Apabila harus dibuat jalur baru, apalagi harus melewati bawah lantai rumah existing, bisa banyak item pekerjaannya. Belum lagi penutup lantai harus diganti, biasanya keramik barunya akan belang.

  • Selalu berhati-hati untuk segala macam kerja tambah.

  • Misal spec awalnya untuk penutup meja dapur adalah keramik, lalu anda ingin dirubah/naik spec menjadi granit/marmer, waktu dihitung saat itu biasanya biaya penambahannya terasa sedikit, tidak banyak-banyak amat, tetapi nanti bila sudah digabungkan dengan kerja tambah yang lain bisa-bisa menjadi sebesar gunung.
  • Usahakan selalu sabar dan tenang dalam mengambil keputusan, bila tiba-tiba hari itu anda terbersit untuk merubah spec ke yang lebih baik dan mahal, kami sarankan tunda dulu barang 2-3 hari, bila perlu seminggu... nanti biasanya dalam kurun waktu tersebut akan terlihat apakah perubahan itu baik atau tidak, logis atau tidak.

  • Jangan pernah beranggapan bahwa pekerjaan renovasi itu pasti lebih murah daripada bangun baru.

  • Dalam renovasi anda kena tiga kali pekerjaan, bongkar, buang dan bangun.
  • Untuk bangun baru dari nol, hanya kena satu pekerjaan, yaitu bangun saja.
Demikian beberapa info dari kami untuk persiapan renovasi rumah anda, semoga bisa beguna.


Kunjungi juga website resmi CGA untuk mengenal lebih jauh tentang kami.

Terimakasih


Tips Mencari Kapling Yang Cocok Untuk Membangun Rumah Anda

20 Tips Untuk Memilih Kapling Bagi Lahan Rumah Anda


Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan ketika kita akan mencari kapling lahan, dan langkah apa saja yang sebaiknya kita lakukan? Daftar dibawah ini mungkin bisa memudahkan anda dalam menentukan dan memeriksa berbagai kriteria bagi lahan yang anda cari.



1. Cobalah fokuskan pencarian anda kepada lahan yang memiliki selisih 10% sampai 15% dari harga yang anda inginkan, bisa lebih murah ataupun lebih mahal, bebas saja.
2. Mulailah membuat catatan yang berisi daftar tentang apa yang harus anda miliki, apa yang anda inginkan dan yang tidak untuk rumah anda nanti.
3. Carilah informasi dari lingkungan sekitar mengenai peruntukan lahan tersebut, apakah mungkin ada rencana pengembangan wilayah yang bisa mengenai lahan anda dsb. Anda mungkin juga bisa coba menanyakannya ke tata kota di lingkungan lahan tersebut berada.
4. Apakah kapling tersebut memiliki peraturan tertentu yang harus diikuti/membatasi? misalnya bila lahan yang anda inginkan tersebut dijual oleh developer, bisa saja developer tersebut mensyaratkan acuan tertentu agar tematik dan seragam dengan bangunan lainnya, atau ketinggian bangunan, jumlah lantai dll.
5. Apakah kondisi-kondisi tersebut akan membuat rumah anda menjadi lebih mahal nantinya? bagaimana terhadap anggaran pembangunan rumah anda, apakah masih cukup anggarannya ataukah malah membuatnya jadi lebih dari anggaran awal?
6.  Bila memang ternyata ada berbagai kondisi/batasan ini, apakah ukuran lahan tersebut masih tetap mencukupi untuk rumah anda nantinya?
7. Bagaimana sumber air bersih yang ada disana? apakah menggunakan PDAM? Ataukah perlu Jetpump? bila demikian, berapa rata-rata kedalaman untuk mencapai air bersihnya? dll yang berhubungan dengan sumber air bersih.
8. Bagaimana untuk sumber instalasi listrik? Apakah sudah tersedia tiang listrik ataukah harus memasang tiang baru?
9. Apakah kontur dan sifat tanahnya cocok untuk membangun rumah diatasnya?
10. Apakah daerah tersebut memiliki drainase yang baik? aman dari banjir? ataukah daerah banjir? rawa? lumpur? bekas sawah? dll.
11. Apakah sudah ada bangunan lama disana? anda mungkin harus memperhitungkan bongkar bangunan nantinya.
12. Apakah lahan tersebut merupakan lahan baru, bekas atau urugan? Untuk lahan urugan, terutama dibagian lembah/ada kemiringan sebaiknya berhati-hati.
13. Lakukanlah kunjungan ke lapangan dan cobalah bayangkan seluas apa nantinya rumah anda akan dibangun.
14. Pilihlah arsitek untuk mendesain rumah anda, terutama bila lahan anda memiliki kondisi yang tidak biasa.
15. Cobalah mencari arsitek yang memang memiliki gaya/karakter desain yang sesuai dengan gaya rumah anda. Misal, minimalis, modern, klasik, tropis dll.
16. Sampaikan jumlah anggaran dan kebutuhan ruang anda kepada arsitek tersebut dan diskusikan dengannya apa dan bagaimana yang bisa dan akan didapat dari keadaan tersebut.
17. Mulailah anda mencari penyedia jasa kontraktor bangunan, anda mungkin bisa juga mencoba menanyakan dengan arsiteknya, biasanya mereka punya referensi akan hal tersebut, atau cari informasi dari rekan dan kenalan anda.
18. Sama seperti kepada arsitek tadi, cobalah utarakan mengenai anggaran yang anda sanggup sediakan dan waktu pelaksanaan yang anda inginkan.
19. Pastikan bahwa kontraktor yang anda pilih mempunyai pengalaman dengan proyek yang sama seperti anda miliki, dan cobalah untuk melihat hasil contoh kerjanya pada proyek sebelumnya/yang lainnya yang sedang berjalan.
20. Diskusikan mengenai sistem kerja, tata cara dan termin pembayaran untuk proyek rumah anda tersebut.

Demikian tips dari kami, semoga bisa berguna bagi anda dan kita semua.



Kunjungi juga website resmi CGA untuk mengenal lebih jauh tentang kami.

Terimakasih


5 Tips Penting Menyewa Jasa Kontraktor Renovasi Rumah

Tips Memilih Kontraktor Untuk Renovasi

Menyewa jasa kontraktor bangunan untuk renovasi bisa menakutkan. Apalagi kadang-kadang terasa banyak sekali pilihan dan belum tahu mana yang paling cocok untuk anda dan ketambahan pula banyak cerita 'horor' diluar sana tentang kontraktor. Sekarang kira-kira cara apa saja yang dapat dilakukan untuk menemukan kontraktor yang cocok untuk proyek anda.

Dibawah ini ada beberapa panduan dan tips untuk menyewa kontraktor yang kami harap dapat membantu anda melaksanakan proyek dengan nyaman mulai dari awal hingga akhir.




1. Kerjakan 'PR' Anda

Tugas ini berlaku untuk dua hal, yaitu proyek anda sendiri dan calon kontraktor yang akan anda sewa jasanya. Untuk renovasi, anda sendiri harus sudah memiliki ide yang jelas akan bentuk akhir yang diinginkan dan kesiapan anggaran yang realistik yang memang bisa disiapkan dan digunakan.

Untuk jasa kontraktor bangunannya, pastikan bahwa anda fokus pada penyedia jasa yang memang memiliki pengalaman yang sama dengan proyek milik anda, lebih baik lagi bila mereka sudah memiliki atau bisa memperlihatkan contoh hasil kerja sebelumnya yang kira-kira sama dengan proyek anda, apalagi bila yang sebelumnya malah jauh lebih baik dari proyek anda saat ini, baik kualitas, kerumitan, biaya dll.



2. Interview Kontraktor

Setelah anda menemukan kontraktor yang memang tampaknya cocok untuk proyek anda, lakukanlah interview dengan mereka. Anda bisa menanyakan berbagai hal, misalnya apakah mereka sudah berpengalaman mengerjakan proyek yang sekelas anda miliki, lihat apakah mereka merasa yakin dengan kemampuan mereka untuk menyelesaikan pekerjaan ini, dan berapa lama mereka memperkirakan waktu untuk penyelesaiannya.

Selama interview ini pastikan untuk mendengarkan baik-baik jawaban mereka, bagaimana keyakinan dan profesionalisme mereka. Karena nantinya kontraktor ini akan sering datang ke rumah anda maka ada baiknya anda memilih kontraktor yang memang anda merasa nyaman dengannya dan yang tampaknya memang bisa menyelesaikan pekerjaan ini.


3. Mintakan Penawaran

Setelah menyelesaikan interview anda, langkah selanjutnya adalah meminta penawaran dari mereka untuk proyek anda. Penawaran ini biasanya disertakan dalam bentuk perhitungan rencana anggaran biaya (RAB), didalamnya berisi prakiraan harga untuk setiap item pekerjaan yang akan dilaksanakan, sudah termasuk harga material dan upah pekerjaannya dll.

Harap tetap diingat bahwa penawaran terendah bukanlah selalu yang terbaik. Lakukanlah pekerjaan 'PR' anda menyangkut kisaran harga dan kualitas yang didapat pada proyek-proyek lain di pasaran yang sekelas milik anda. Pastikan untuk selalu memperhitungkan faktor-faktor seperti pengalaman dan contoh pekerjaan sebelumnya dalam penelitian anda. Kadang investasi awal yang lebih besar masih lebih baik untuk jangka panjang bila itu berarti anda bisa mendapatkan bangunan berkualitas yang tahan lama, perawatan yang mudah dan menghilangkan segala macam kerepotan di kemudian hari.


4. Buatlah Bukti Tertulis

Setelah anda menentukan kontraktor yang anda anggap cocok untuk pekerjaan ini ada baiknya dibuat bukti tertulis, berupa sebuah kontrak yang isinya antara lain menjelaskan mengenai tata cara sistem pembayaran dan item pekerjaan yang akan dilaksanakan dan ditanda tangani oleh kedua belah pihak.

Memiliki kontrak yang bertanda tangan seperti ini lebih bertujuan untuk keamanan kedua belah pihak, dimana setiap pihak mengerti dan paham akan beban tanggung jawabnya masing-masing, terlebih lagi menghindari lupa dan salah sangka di kemudian hari. 


5. Bisa Bersikap Fleksibel

Renovasi tidak pernah bisa menjadi ilmu pasti, bahkan kontraktor terbaik pun bisa jadi menemukan masalah tidak terduga di lapangan. Setelah pekerjaan berjalan bisa saja kondisi cuaca dan halangan lainnya muncul, anda sebagai pemilik rumah harus siap dengan rencana cadangan jauh-jauh hari sebelumnya, sehingga dapat memberikan ruang untuk penyesuaian waktu dan anggaran bagi kontraktor yang mengerjakannya.

Walau begitu anda sebagai pemilik rumah harus pula mempunyai batasan, jika kontraktor yang anda sewa ternyata memang tidak serius pada pekerjaannya dan mengakibatkan molor yang tidak beralasan dan masuk akal, anda tidak perlu ragu untuk mencari penggantinya.

Memilih jasa kontraktor bangunan selalu merupakan hal besar, selama anda tenang dan sabar maka jalan keluarnya pasti akan dapat ditemukan.

Kami berharap semoga tips-tips diatas dapat membantu anda mengambil keputusan yang terbaik, memilih dan mendapatkan jasa kontraktor bangunan yang cocok bagi kebutuhan renovasi rumah anda.

Kunjungi juga website resmi CGA untuk mengenal lebih jauh tentang kami.





Sistem Cara Pembayaran Kontraktor Atau Pemborong Bangunan

Cara Pembayaran Kontraktor Rumah

Lazimnya ada dua sistem pembayaran, yaitu sistem termin (bertahap) atau yang satunya lagi adalah sistem cost and fee (Tusi).




Pembayaran Kontraktor Sistem Termin

Sistem ini biasanya dipakai untuk pekerjaan yang bersifat borongan, baik itu borong keseluruhan ataupun borong jasa. Berapa kali dan berapa banyak pembagian untuk setiap terminnya disesuaikan dengan besarnya nilai pekerjaan dan juga kesepakatan dari negosiasi antara pemilik dan kontraktor atau pemborongnya.

Rata-rata dibagi menjadi empat sampai lima tahapan, misalnya uang muka (DP) 30% lalu sisanya mungkin menjadi 25% 25% dan 20%. Atau ada juga 30% 25% 25% 15% dan 5% dll tergantung kesepakatannya seperti apa.

Tapi tahapan diatas bukan keharusan, yang paling penting adalah nilai proyeknya sendiri, semakin besar maka termin biasanya semakin dikecilkan sedangkan semakin kecil nilai proyek maka termin semakin dibesarkan.

Kenapa? Untuk proyek yang bernilai kecil lalu menggunakan termin yang kecil pula maka nilai rupiah yang didapat beresiko tidak mencukupi untuk operasional proyek. Misalkan sebagai berikut, proyek dengan nilai 50 juta dan DP 30% maka didapat 15 juta. Dana sebesar itu mungkin hanya cukup buat membayar upah tukang saja, sisanya tidak cukup untuk membeli pasir, semen, besi beton dll. 

Untuk menghindari hal ini maka perlu diatur DP dan termin pembayaran yang aman untuk kebutuhan pekerjaan proyek. Bisa saja menjadi 40% dan sisanya mungkin menjadi 30% 25% dan 5% atau variasi lainnya agar proyek bisa berjalan.

Sebaliknya bila nilai proyeknya besar sekali, misal, 100 M. Kalau DP nya 50% yaitu senilai 500 juta maka ini tidak baik juga, dana tersebut bisa menjadi berlebih dan ada resiko pada pihak pemilik bangunan, uangnya terlalu banyak diluar tanpa kendali.

Maka dari itu perlu diatur sistem termin yang baik, yang sesuai dengan kebutuhan dan disepakati bersama antara pemilik dan kontraktor. Pemilik merasa aman dan kontraktor bisa tenang bekerja.


Pembayaran Kontraktor Sistem Cost And Fee

Pada sistem ini kontraktor bertindak sebagai pengelola proyek dan untuk jasanya dibayarkan sebesar 10% (sepuluh persen) dari nilai proyek yang terjadi.

Para klien dari arsitek papan atas Indonesia biasanya menggunakan sistem ini dalam pelaksanannya dikarenakan pertimbangan kualitas yang harus dicapai.

Sistem pemberian dananya bisa berupa termin (seperti borongan diatas) atau secara rutin bulanan, mana saja yang dirasa nyaman oleh kedua belah pihak.

Bila secara rutin bulanan contohnya anggap sajalah sebesar 100 juta. Lalu belanja proyek untuk material dan upah dll habis 80 juta, maka kontraktor berhak atas sejumlah 8 juta. Sehinga dana terpakai totalnya adalah 88 juta. Bulan berikutnya kontraktor akan meminta kembali uang belanja bulanan baru dan digabungkan dengan sisa yang 12 juta tadi dst dst.

Pada sistem ini semua belanja proyek dan upah pekerja dilaporkan secara transparan kepada klien, biasanya dalam bentuk laporan rutin. Berapa sebenarnya nilai belanja, upah dan segala pengeluaran proyek semuanya diperlihatkan dan dipaparkan secara terbuka sehingga klien bisa melakukan kontrol yang baik. Berbeda dengan sistem borong yang data-data ini tertutup, berapa besar untung rugi pemborong dirahasiakan.


Biaya Mutu Waktu (BMW), Kelebihan / Kekurangannya



Borong

Kelebihan pada sistem ini biasanya ada pada B & W. Biaya tetap dipatok sesuai kontrak awal, mau untung atau tekor itu tanggungan kontraktor. Juga waktu, biasanya sistem borong cenderung lebih cepat demi menghindari kenaikan harga sebelum proyek selesai atau juga secara ekonomis bila cepat selesai maka keuntungan yang didapat bisa lebih baik.

Kekurangannya ada pada M - mutu, karena harus dikerjakan dengan cepat maka biasanya hasil pekerjaannya tidak sebaik yang menggunakan sistem cost and fee.


Cost and fee

Kelebihan sistem ini utamanya ada pada M - mutu. Sistem ini jelas cocok digunakan untuk proyek yang memang menginginkan mutu dan kualitas yang baik. Hanya saja perlu dipersiapkan dana yang longgar.

Karena kontraktor dibayar berdasarkan prosentase maka biasanya pekerjaannya menjadi lebih tenang dan tidak terburu-buru karena hampir tidak ada resiko kuatir tekor, harga naik ya prosentase ikut naik dan sebaliknya turun ya ikut turun. Bahkan klien pun bebas mengganti material/spec ditengah pelaksanaan nanti, belanja sendiri pun silakan. Sungguh tidak masalah.

Kekurangannya ada pada B & W - biaya dan waktu. Pada sistem ini biaya & waktu kerja proyek sifatnya 'hidup' tidak terkunci seperti borongan. Karena klien bebas mengganti material/spec maka harga bisa bergerak fleksibel naik atau turun mengikuti selera klien.

Rata-rata kalau klien ganti spec, biasanya jadi naik spec, jarang sekali yang turun. Imbasnya perlu ada penambahan waktu dan biaya untuk mengerjakan pekerjaan tambahan tersebut, sehingga tidak secepat sistem borongan.


Akhir Tulisan

Kedua sistem pembayaran kontraktor diatas adalah yang paling lazim ditemui dalam pasar bangunan rumah tinggal, keduanya dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Kami hanya berharap kiranya tulisan ini bisa memberikan pencerahan yang cukup kepada anda, utamanya bagi yang masih membutuhkan informasi praktis akan tata cara pembayaran kontraktor dalam dunia konstruksi bangunan.

Kunjungi juga website resmi CGA untuk mengenal lebih jauh tentang kami.



4 Hal Yang Disembunyikan Oleh Kontraktor Rumah

Hal Yang Bisa Mengganggu Pekerjaan Kontraktor


Barusan saya menemukan tulisan yang membahas 4 hal seperti judul diatas, menarik untuk dibahas karena tulisan ini menerangkan secara singkat beberapa hal yang jarang diketahui pemilik bangunan dari luar tetapi bisa membuat kontraktor kesulitan di lapangan, yang efeknya bisa kena ke kualitas dan mutu pekerjaannya juga.

Kebetulan juga ke 4 poin tersebut kita juga pernah alami, jadi ya kita ikut share saja sekalian.

Pertama-tama saya copas dulu tulisannya dibawah ini, lalu kemudian saya bahas sedikit setelahnya.

Ditulis oleh Rani Hardjanti, seorang jurnalis dari salah satu website berita di Indonesia.
==========================================
1. Kontraktor tidak akan menggunakan orang Anda

Sebagai contoh, Anda akan membangun rumah. Namun Anda ingin menggunakan jasa teman yang ahli tukang ledeng. Nah, yang perlu Anda pahami adalah kontraktor pada dasarnya adalah fasilitator di tengah kelompok besar. Mereka memiliki jaringannya sendiri yang memiliki standar kualitas tertentu. Hal itu tentu akan membuat kinerjanya maksimal, ketimbang adanya orang baru dengan ritme kerja yang berbeda.

2. Kontraktor menghindari menggunakan materi lama

Jika Anda mempertahankan jendela atau kitchen set lama, tentu itu akan meminimalisir bujet. Memperbaiki barang kuno menjadi sesuatu yang baru merupakan salah satu penghematan.

Namun, ada kalanya kontraktor tidak berpikiran seperti itu. Barang lama dengan kualitas tertentu terkadang membuat pengeluaran lebih besar. Pemilik rumah terkadang tidak memahami dampak implikasi barang tua tersebut jika Anda gunakan dalam jangka panjang ke depannya.

3. Mereka memiliki tim yang kompak

Sebagai klien, Anda sangat berharga. Tidak hanya sebagai sumber pendapatan, tetapi Anda juga merupakan marketing dari mulut ke mulut jika hasil yang didapat memuaskan.

Tetapi, sebenarnya Anda hanya bagian kecil dibandingkan dengan hubungan mereka dengan pedagang. Kontraktor mungkin kenal Anda selama dua bulan, tetapi mereka mengenal orang-orang mereka selama bertahun-tahun.

4. Menghindari pekerjaan ekstra

Biasanya pemilik rumah curiga bahwa dengan kontraktor mengulur-ulur pekerjaan, dan mengincar pekerjaan tambahan dengan tambahan biaya.

Sementara kontraktor yang beretika menghindari hal ini. Misalkan, saat pengerjaan Anda memiliki ide tambahan untuk mempercantik sudut ruangan. Itu hak pemilik rumah. Namun kontraktor lebih senang bisa menyelesaikan pekerjaan dimaksudkan sesuai perjanjian awal.
==========================================

Poin nomor 1 Kontraktor tidak akan menggunakan orang Anda, kualitas dan ritme, kejadian di kita adalah tukang listrik. Untuk masalah harga kurang lebih sama, tetapi karena si fulan tersebut kebetulan bawaan dari pemilik untuk penyampaian perintahnya agak terkendala. Cara kerja dia kebetulan berbeda dan ketika diminta untuk bekerja sesuai ritme kita yang bersangkutan menolak karena dia merasa tahunya ke pemilik saja/atau merasa lebih.



Masalahnya kalau terjadi kesalahan kan pihak kontraktor yang bertanggung jawab? Anggota tidak bisa sejalan tetapi ketimpaan tanggung jawab. Untungnya waktu itu tidak terjadi masalah pada pekerjaan instalasi listriknya, tetapi ya sama, kita pun jadinya enggan bila 'ketitipan' anggota baru dari luar.

Poin nomor 2 Kontraktor menghindari menggunakan materi lama, kalau batas waktu pekerjaan yang longgar ini nyaman-nyaman saja, kalau sebaliknya memang bisa jadi masalah. Materi lama biasanya harus diperbaiki, dibersihkan, dimodifikasi agar cocok bersanding dengan suasana yang baru. Kalau beli baru ya tinggal pasang saja atau di sub kan ke ahlinya, waktu kerja bisa cepat dan  kontraktor bisa lebih fokus pada pekerjaan-pekerjaan utama.



Contoh yang pernah kejadian di kita adalah kusen, kebetulan bangunan lama kusennya dari kayu jati dan ingin dipakai ulang. Kasusnya, ukuran pintu dan jendela harus dirubah agar sesuai dengan ukuran yang baru. Perlu ada potong sana sini, dan stel ulang, harga bisa lebih murah sedikit tapi imbasnya waktu kerja jadi molor.

Poin nomor 3 Mereka memiliki tim yang kompak, khususnya kepada hubungan pemasok/toko dengan kontraktor. Untuk barang yang kecil-kecil, murah, sedikit dll tidak masalah ambil dari sumber disekitar lokasi. Tetapi untuk yang mahal, penting, utama dll pastinya kontraktor butuh keamanan, ambil dari yang sudah dipercaya atau terjalin hubungan baik selama ini.



Dari harga mungkin beda sedikit, tetapi lebih kepada kenyamanan dan kemudahan dalam pemesanan. Kalau sudah lama kenal, tidak perlu taruh uang jaminan, bisa bayar mundur dsb, sehingga misal dilapangan sedang tidak ada kas kita bisa tetap ambil barang dulu dan terus kerja full speed tanpa harus menunggu turunnya dana yang berikutnya dari pemilik.

Poin nomor 4 Menghindari pekerjaan ekstra, pengalaman kita selama ini untuk pasar custom house yang memang akan ditempati sendiri oleh pemilik pasti ada pekerjaan tambahan. Pemilik nanti dengar komentar dari teman, tetangga, saudara, baca majalah, lihat di jalan dll dsb, pasti jadi 'panas' ada saja ide baru yang muncul.



Beda cerita kalau bangunannya untuk dijual atau disewakan, pasti pekerjaan tambahan menjadi sangat tabu. Jadi ya tergantung fungsi dan tujuan bangunannya juga untuk apa. Yang penting adalah kontraktor tetap menjaga kualitas dan pemilik paham benar implikasi dari pekerjaan tambahan tersebut, baik penambahan biaya dan utamanya sekali penambahan waktu kerja.

Kunjungi juga website resmi CGA untuk mengenal lebih jauh tentang kami.

Terimakasih



Renovasi rumah di Setiabudi Regency Bandung

Dokumentasi September 2015


Sebelumnya


Pekerjaan yang kami lakukan disini berupa perbaikan dan peremajaan bangunan. Pekerjaan perbaikan dilaksanakan untuk daerah sekitaran halaman belakang, utamanya pada daerah kolam renang. Disana terjadi penurunan muka tanah sehingga bangunan pembilasan menjadi miring karena amblas sebagian dan juga merembet ke sepanjang lantai batu sikat di sisi kolam belakangnya.






Beberapa item pekerjaan lainnya berupa masalah kebocoran di beberapa bagian rumah. Kecil-kecil tapi banyak, dan lumayan harus sabar merunut nya, karena yang namanya kebocoran - sumber bocor dan tempat dia menetes keluarnya jarang sekali ditempat yang sama.











Sedangkan peremajaan bangunan berupa perbaikan dinding yang retak dan pengecetan ulang dengan warna baru untuk mendapat suasana yang berbeda.










Setelahnya


Ini beberapa foto bangunan setelah selesai pekerjaannya.












Sebenarnya masih ada foto2 yang lain, tapi karena menjaga privasi jadinya kita batasi yang kira-kira paling aman & representatif.


Kunjungi juga website resmi CGA untuk mengenal lebih jauh tentang kami.

Terimakasih



Renovasi Rumah Tinggal, Karasak Utara, Bandung

Dokumentasi April 2018 Renovasi rumah tinggal di Karasak Utara, Bandung Item pekerjaannya berupa renovasi rumah tinggal, sebelumnya suda...